Selasa, 24 Maret 2009

Kuburan Bayi Kambira











Obyek wisata satu ini sangat unik, karena jenazah bayi yang sudah meninggal dimasukkan ke batang pohon. Sebelum jenazah dimasukkan ke dalam batang pohon, terlebih dahulu batang pohon itu dilubangi, dengan ketentuan lubang tidak boleh menghadap ke arah kediaman keluarga yang meninggal. Mayat bayi lalu diletakkan ke dalam, dan ditutupi dengan serat pohon dari bahan pelepas enau (kulimbang ijuk). Pengunjung yang bertanda di perkampungan ini, bisa melihat langsung kuburan para bayi yang dimakamkan di atas pohon. Pohon tersebut bernama Tarra, pohon yang menyerupai pohon buah sukun dengan lingkaran batang pohon sekitar 3,5 meter. Pohon ini telah berumur sekitar 300 tahun dan tersimpan puluhan jenazah bayi berusia 0-7 tahun di dalamnya. Obyek wisata Kambira berada di Kampung Kambira, Kecamatan Sangalla, sekitar 20 km dari Kota Rantepao. Saat ini pohon tempat menyimpan mayat bayi tersebut sudah tidak digunakan lagi. Namun pohon Tara tersebut masih terlihat tegak berdiri, sehingga menjadi data tarik yang banyak dikunjungi wisatawan lokal mau pun mancanegara.BAYI punya pemakaman unik. Mereka yang meninggal sebelum memiliki gigi akan dikuburkan di dalam sebatang pohon. Orang Toraja memilih pohon khusus berjenis kayu tarra' yang rimbun dan tinggi menjulang. Inilah Kambira.



Kambira terletak di Desa/Lembang Buntu, Sangalla, sekitar 23 kilometer sebelah selatan kota Rantepao atau 9 kilometer sebelah barat kota Makale.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar