Rabu, 23 November 2011

Kota Ranai Kabupaten Natuna










































Kabupaten Natuna, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Natuna merupakan kepulauan paling utara di selat Karimata. Di sebelah utara, Natuna berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja, di selatan berbatasan dengan Sumatera Selatan dan Jambi, di bagian barat dengan Singapura, Malaysia, Riau dan di bagian timur dengan Malaysia Timur dan Kalimantan Barat. Natuna berada pada jalur pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea dan Taiwan. Kabupaten ini terkenal dengan penghasil minyak dan gas. Cadangan minyak bumi Natuna diperkirakan mencapai 14.386.470 barel, sedangkan gas bumi 112.356.680 barel.

Sejarah Kabupaten Natuna tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kabupaten Kepulauan Riau, karena sebelum berdiri sendiri sebagai daerah otonomi, Kabupaten Natuna merupakan bahagian dan Wilayah Kepulauan Riau. Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 53 Tahun 1999 yang disahkan pada tanggal 12 Oktober 1999, dengan dilantiknya Bupati Natuna Drs. H. Andi Rivai Siregar oleh Menteri Dalam Negeri ad interm Jenderal TNI Faisal Tanjung di Jakarta.

Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia, Propinsi Sumatera Tengah tanggal 18 Mei 1956 menggabungkan diri ke dalam Wilayah Republik Indonesia dan Kepulauan Riau diberi status Daerah Otonomi Tingkat II yang dikepalai Bupati sebagai kepala daerah yang membawahi 4 kewedanaan sebagai berikut:Kewedanaan Tanjungpinang, meliputi Kecamatan Bintan Selatan (termasuk Bintan Timur, Galang, Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur).Kewedanaan Karimun, meliputi wilayah Kecamatan Karimun, Kundur dan Moro. Kewedanaan Lingga, meliputi wilayah Kecamatan Lingga, Singkep dan Senayang. Kewedanaan Pulau Tujuh, meliputi wilayah Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tembelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur.

Kewedanaan Pulau Tujuh yang membawahi Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur beserta kewedanaan laiannya dihapus berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau tanggal 9 Agustus 1964 No. UP/247/5/1965. Berdasarkan ketetapan tersebut, terhitung 1 Januari 1966 semua daerah administratif kewedanaan dalam Kabupaten Kepulauan Riau dihapus.

Kabupaten Natuna dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 53 Tahun 1999 dari hasil pemekaran Kabupaten Kepulauan Riau yang terdiri dari 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Barat, Jemaja, Siantan, Midai dan Serasan dan satu Kecamatan Pembantu Tebang Ladan. Seiring dengan kewenangan otonomi daerah, Kabupaten Natuna kemudian melakukan pemekaran daerah kecamatan yang hingga tahun 2004 menjadi 10 kecamatan dengan penambahan, Kecamatan Pal Matak, Subi, Bunguran Utara dan Pulau Laut dengan jumlah kelurahan/desa sebanyak 53.

Hingga tahun 2007 ini Kabupaten Natuna telah memiliki 16 Kecamatan. 6 Kecamatan pemekaran baru itu diantaranya adalah Kecamatan Pulau Tiga, Bunguran Timur Laut, Bunguran Tengah, Siantan Selatan, Siantan Timur dan Jemaja Timur dengan total jumlah kelurahan/desa sebanyak 75. Penduduk Kabupaten Natuna pada tahun 2010 berjumlah 69.003 jiwa, yang terdiri dari 35.741 jiwa penduduk laki-laki dan 33.262 jiwa penduduk perempuan. Kecamatan Serasan merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi yakni 124,10 jiwa per km2, diikuti oleh Kecamatan Midai 123,97 jiwa per km2.

Reaksi:

15 komentar:

  1. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  2. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  3. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  4. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  5. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  6. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  7. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  8. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  9. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  10. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  11. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  12. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  13. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  14. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus
  15. Suatu saat ada keinginan untuk berkunjung ke Natuna..tapi kapan ya..Ingin Shalat di Mesjid yang megah dan indah..Insya Allah

    BalasHapus