Senin, 01 Juni 2009

Pulau Bandaneira












Pada tahun 1936 dua tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia Mohammad Hatta dan Sutan Syahrir yang ditahan Belanda di penjara Boven Digul, Papua tengah dipindahkan ke Bandaneira. Kedua tokoh tersebut tinggal di dua rumah berbeda selama pembuangan mereka di Bandaneira. Rumah peninggalan Bung Hatta memiliki beberapa mesin ketik tua, perabotan dan pakaian yang masih tersisa dari masa tokoh itu hidup. Rumah kediaman Syahrir berisi perangkat perabotan tua dan berbagai barang kenang-kenangan dari era menjelang revolusi kemerdekaan. Pemimpin nasionalis lainnya Dr Cipto Mangunkusumo juga pernah dibuang ke Bandaneira antara tahun 1928 hingga 1940. Rumah kediaman dokter pejuang itu juga terdapat di kota ini.Kini disekitar kawasan ini banyak tempat menarik selain tempat wisata sejarah juga pantai dan lautnya yang amat indah



Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar