Kamis, 19 Juli 2012

Online Shopping Why not?


Perkembangan teknologi yang semakin lama semakin menggila, menuntut kita juga agar tetap harus melek terhadap perkembangan teknologi. Bukan hanya insfratrukturnya saja namun juga sistemnya yang juga kini mulai ikut mengalami perubahan yang sangat pesat.

Mungkin sekitar 10 tahun yang lalu .. hemm ( saya umur brapa ya..?) kita belum begitu mengenal yang namanya belanja online. ya mungkin sebagian masyarakat udah tau tapi tetep lebih banyak yg belum taunya. Masyarakat masih mengenal sistem belanja manual seperti pada umumnya. Datang ke pasar membawa uang untuk memebeli sesuatu yang dibutuhkan.

Sebagai contoh dikampung saya di desa Talang karet, Kabupaten mukomuko Bengkulu misalnya, Setiap hari minggu semua masyarakat dari begbagai desa datang berbondong2 ke pasar yang hanya buka seminggu sekali dan letaknya berada dipusat kecamatan. Mereka semua rela berangkat dari pagipagi buta agar cepat sampai dipasar dan tidak kehabisan barang yaang akan di beli.



Dari kasus diatas dapat diambil 2 sisi sudut pandang yang sangat berbeda. Jika kita melihatnya dari sudut pandang adat istiadat kampung, dalam proses transaksi jual beli dipasar itu kita dapat mengambil contoh nyata adanya sebuh hubungan dan komunikasi yang baik anatara pedagang dengan pembeli. selain sebagai ajang silaturahmi antar masyarakat juga sebagai tempat untuk penyebaran informasi mengenai produk produk baru secara gratis.

Dari sudut pandang para pengamat ekonomi, mungkin cara itu tidak efektif dalam hal efisiensi dan ke efektivitasan dalam bertransaksi. Selain membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama  juga besarnya biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk datang kepasar yang letaknya cukup jauh dinilai sangat merugikan masyarakat.  Setidaknya dua pandangan itu yang bisa saya ambil dari kejadian sesungguhnya dan juga pelajaran disekolah mengenai sistem jual beli di pasar.
  
Awalanya saat saya tinggal di Bengkulu, saya belum pernah mendengar mengenai sistem jual beli bisa dilakukan secara online. Hal ini dikarenakan keterbatasan informasi maupun sarana dalam mendukung akses informasi melalui internet. Saya mengenal internet jujur saja saat saya duduk dikelas 2 SMA itu sekitar 6 Tahun yang lalu 2006. Sungguh ironi bukan... mungkin bukan saya saja waktu itu yang belum mengenal internet tetapi juga sebagian teman2 saya dan juga teman2 lainya yang senasib hidup jauh dari akses informasi.

Saat saya hijrah ke kota Jakarta untuk Kuliah, disanalah say amulai mengenal apa yang namnya teknologi informasi baik fisiknya maupun sistemnya. Jujur saja saya mengambil jurusan teknik informatika di salah satu universitas swasta terkemuka dijakrta. Disanalah saya benar2 tercambuk akan pengetahuan saya yang sudah sangat jauh tertinggal di banding teman-teman yang lain. Namun karena tekad yang kuat saya lambat laun mulai sejajar dengan mereka terutama dari segi ilmu mengenai IT hexxx (Bukan Sombongloh alhmdulilah IPK saya 3.54 .. amiennn).
Sudah dulu akhh ceritanya... kok saya jadi curhat ya.. maaf ya temen-temen kebawa suasana....

oke kita lanjutkannnnn....

Sebenarnya masalh utama dalam sistem jual beli online itu adalah kepercayaan masyarakat terhadap si penyedia jasa dalam proses jual beli. Memmang susah sih mendapat kepercayaan apalagi bagi mereka yang belum pernah melakukan transaki jual beli secara online. Termasuk saya sendiri sih hexx.....
Jujur saja sampai saya lulus kuliah saya belum pernah sama sekali melakukan transaksi jual beli di internet.. WHY?????/

Ada5 alasan kelasik mengapa hingga kini saya masih takut melakukan transaksi jual beli online di internet mungkin ini juga yang teman-teman rasakan....

1. Takut tertipu seperti teman-temen saya yang pernah tertipu saat jual beli.
2. Barang atau bentuk fisik yang ditawarkan kita tidak bis amelihat sendiri konsisinya kit ahanya bis aberadai2 saja lewat gambar atau foto prodak itu.
3.Proses Pembayaran yang dinilai masih susah... ribet n gak gampang .. kan lebih gampang kalo tunai *pemikiran kuno kaya saya
4.Gak ada akses internet, hexxx kecuali dikantor.. jdi jarang buka2 situs jual beli online..
5. yang terakhir ya karna saya belum pernah mencobanya jadi.. dan pastinya lagi bokek hexxxxxxxxxxxxx andai kalo duitnya banyak juga bis abeli apa aja kan...

Dari kelima alasan klasik yang gak jelas itu saya mulai belajar mengenai penerimaan perubahan informasi beserta sistem yang ada agar kita tidak tertinggal dari orang2 yang jauh lebih mengerti dan memahami akan perkembangan teknologi.


Sebelumnya jujur saja.. nieh jujur lagi ya .. saya mulai sedikit merubah pandangan saya mengenai sistem jual beli online yang semula lebih susah buat menerima kini menjadi sangat terbuka terutama saat saya melihat sendiri proses transaksi jual beli online yang dilakukan oleh teman kantor saya biar bisa meyakinkan saya bahwa bertransaksi online baik jual beli ataupun yang lainya itu tidak sepeti pemikiran negatif yang selama ini saya bayangkan.








Ketakutan saya kini mulai ditepiskan, lambat laun mulai berubah dan benar2 berubah saat sekarang ini semakin banyak orang yang melakukan jual beli di internet. Selain itu juga kepercayaan yang ditujukan oleh penyedia penjual barang atau jasa di internet juga kini semakin meningkat. salah satunya seperti toko online  lazada   ini.. sudah banyak teman2 saya yang melakukan transaksi beli di toko yang sangat terpercaya ini. Kenapa saya menyarankan toko online ini menjadi salah satu pilihan dalam bertransaksi secara online ...?

nieh ada 5 Alasan juga .

1. Keamanan yang terjamin baik dari segi kualitas barang yg dijual dan keamanan barang sampai tujuan.
2. kemudahan dalam bertransaksi bisa dilakukan berbagi cara via transfer atau pengiriman barang dll sesuai seleralahh..
3. Barang yang dijual bena2 berkualitas sesuai dengan yang dijanjikan dalam deskripsi barang. sehingga mutu dan kualitas benear2 terjamin
4. Harga yang sangat murah banyak diskon dan potongan harga lainya.. ini nieh yang biasa di cari ibu2...
5. yang terakhir ya karena gampang.. kita tinggal duduk buka internet trus pilih barang yang mau dibeli jadi dehhh tinggal nugu kiriman datang.. enak kan simple lagi..

Kemaren adek saya minta dibeliin laptop asu*s .. Setelah saya mennayakan harga laptop merek tersebut di tempat saya tinggal, ternyata harganya sungguh mengetkan.. dan ketika saya cek di  Laptop Asus hemm beda sampai  25 persen jauh lebih murah di lazada.. makanya saya bilang sama adek saya, kalo mau beli apa2 biar saya yang beliin tar tinggal dianter kesana n harganya jauh lebih murah.. tapi karena duit saya gak cukup jadi nuguin dehhh gajian bulan depan.. hexxxxxxxxxx 

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar