Museum Affandi

Museum Affandi diresmikan oleh Fuad Hassan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ketika itu dalam sejarahnya telah pernah dikunjungi oleh Mantan Presiden Soeharto dan Mantan Perdana Menteri Malaysia Dr.

Kota Balikpapan

Kota Balikpapan adalah salah satu kota di provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Kota ini memiliki luas wilayah 503,3 km² (? luas Jakarta) dan berpenduduk sebanyak 559.126 jiwa (hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010).

Pantai Pink / pink Beach

Pantai Pink atau lebih dikenal sebagai Pink Beach adalah salah satu pantai terindah di dunia. Karena warna Pasir pantainya yang berbeda dari warna pasir pantai biasanya, tak heran jika pantai ini kini menjadi primadona wisata Indonesia.

Danau Paniai Papua Barat

Danau Paniai ini memang belum dikelola dengan baik oleh pemerintah kabupaten paniai.. berbeda dengan danau sentani yang ada dikota jayapura.

Wisata kampung batu Malakasari

Kawasan seluas 50.000 m2 ini adalah lahan bekas area penambangan batu alam tradisional sampai tahun 1970, kemudian bagian-bagian cekungnya terisi air hujan sehingga membentuk danau yang memiliki panorama yang unik

Senin, 03 September 2012

Kota Bekasi
















 
 
Kota Bekasi merupakan salah satu kota yang terdapat di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini berada dalam lingkungan megapolitan Jabodetabek dan menjadi kota besar ke empat di Indonesia. Saat ini Kota Bekasi berkembang menjadi kawasan sentra industri dan kawasan tempat tinggal kaum urban.
Secara geografis Kota Bekasi berada pada ketinggian 19 m di atas permukaan laut. Kota ini terletak di sebelah timur Jakarta; berbatasan dengan Jakarta Timur di barat, Kabupaten Bekasi di utara dan timur, Kabupaten Bogor di selatan, serta Kota Depok di sebelah barat daya.

Dari total luas wilayahnya, lebih dari 50% sudah menjadi kawasan efektif perkotaan dengan 90% kawasan perumahan, 4% kawasan industri, 3% kawasan perdagangan, dan sisanya untuk bangunan lainnya.

Kota ini sebelumnya merupakan sebuah kecamatan dari Kabupaten Bekasi yang kemudian berkembang dan ditingkatkan statusnya pada tahun 1982 menjadi kota administratif Bekasi yang saat itu terdiri atas empat kecamatan yaitu kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Selatan, Bekasi Barat, dan Bekasi Utara, serta meliputi 18 kelurahan dan 8 desa. Pada tahun 1996 kota administratif Bekasi kembali ditingkatkan statusnya menjadi kotamadya (sekarang "kota").

Berdasarkan sensus tahun 2008, kecamatan Bekasi Utara merupakan kecamatan dengan tingkat kepadatan tertinggi di Kota Bekasi, yakni sebesar 16.008 jiwa/km² dan kecamatan Mustika Jaya dengan kepadatan 4.081 jiwa/km² menjadi yang terendah. Sementara pencari kerja di kota ini didominasi oleh tamatan SMA atau sederajat, yakni sekitar 65,6 % dari total pencari kerja terdaftar.

Tahun     Jumlah penduduk
2006     1.773.470
2008     1.800.746
2010     2.336.489 [5]
Sejarah kependudukan kota Bekasi

Seiring dengan bertambahnya penduduk, beberapa kawasan pemukiman juga turut berkembang, di antaranya Kemang Pratama, Kota Harapan Indah, dan Galaxi City. Selain itu pengembang Summarecon Agung juga sedang membangun kota mandiri Summarecon Bekasi seluas 300 ha di kecamatan Bekasi Utara

Pada awalnya perekonomian Bekasi hanya berkembang di sepanjang jalan Ir. H. Juanda yang membujur sepanjang 3 km dari alun-alun kota hingga terminal Bekasi. Di jalan ini terdapat berbagai pusat pertokoan yang dibangun sejak tahun 1978.

Selanjutnya sejak tahun 1993, kawasan sepanjang Jl. Ahmad Yani berkembang menjadi kawasan perdagangan seiring dengan munculnya beberapa mal serta sentra niaga. Pertumbuhan kawasan perdagangan terus berkembang hingga jalan K. H. Noer Ali (Kalimalang), Kranji, dan Harapan Indah. Beberapa pusat perbelanjaan di Kota Bekasi di antaranya Mal Metropolitan (85.500 m²), Mega Bekasi Hypermal, Bekasi Square (65.000 m²), Plaza Pondok Gede, Grand Mal, Bekasi Cyber Park, Bekasi Trade Centre, Citra Gran Mall, Blue Oasis City, Bekasi Junction (14.000 m²), Summarecon Mal Bekasi, Grand Galaxi Park, dan Grand Metropolitan Mall (73.300 m²).

Sementara kontribusi terhadap pendapatan daerah, keberadaan kawasan-kawasan industri di kota ini mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonominya, dengan menempatkan industri pengolahan sebagai yang utama[8], diikuti sektor perdagangan, perhotelan, dan restoran. Meskipun sedikit, lahan pertanian yang tersebar di bagian utara kota juga ikut menyumbang terhadap APBD kota Bekasi.

Untuk melayani warga kota, tersedia bus antarkota dan dalam kota yang mengangkut penumpang ke berbagai jurusan. Kereta komuter KRL Jabotabek jurusan Bekasi-Jakarta Kota/Tanah Abang/Tanjung Priok mengangkut warga kota yang bekerja di Jakarta. Selain itu tersedia pula bus pengumpan TransJakarta dari Kemang Pratama, Galaxi City, dan Harapan Indah.

Di Kota Bekasi banyak digunakan angkutan kota berupa minibus, berpenumpang maksimal 14 orang, biasa disebut KOASI (Koperasi Angkutan Bekasi). KOASI melayani warga kota dari terminal Bekasi menuju perumahan di wilayah Kota Bekasi. Sedangkan becak dan ojek masih digunakan sebagai sarana angkutan dalam perumahan.

Kota Bekasi dilintasi oleh Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan empat gerbang tol akses yaitu Pondok Gede Barat, Pondok Gede Timur, Bekasi Barat, dan Bekasi Timur. Serta jalan tol Lingkar Luar Jakarta dengan empat gerbang tol akses yaitu Jati Warna, Jati Asih, Kalimalang, dan Bintara. Saat ini sedang direncanakan pembangunan Jalan Tol Becakayu dari Bekasi Utara-Cawang-Kampung Melayu, sebagai alternatif Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Sebagai kota satelit Jakarta, tingginya tingkat kemacetan pada jam sibuk biasa terjadi terutama di jalan antara Jakarta dan Bekasi. Hal ini tidak terlepas dari masalah ruas jalan yang tersedia sudah tidak seimbang dengan mobilitas kendaraan yang melintas. Ditambah rusaknya sebagian besar jalan terutama di wilayah Bekasi Utara.Terdapat beberapa tempat ibadah di Kota Bekasi, yaitu Masjid Nurul Islam “Islamic Center” Bekasi, Masjid Al Azhar Jakapermai, Masjid Agung Bekasi, Masjid Al-Barkah, Vihara Tridharma Buddha Dharma (Pasar Lama), Cetiya Buddha Jayanti (Kota Harapan Indah) dan Gereja Santo Arnoldus.

Kota Banjar











Kota Banjar, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota Banjar berada di perbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah, yakni dengan Kabupaten Cilacap. Banjar merupakan menjadi pintu gerbang utama jalur lintas selatan Jawa Barat. Untuk membedakannya dengan Banjarnegara yang berada di Jawa Tengah, kota ini sering disebut juga Banjar Patroman (dari nama asal "Banjar Pataruman").

Luas Wilayah Kota Banjar sebesar 13.197,23 Ha, terletak di antara 07°19' - 07°26' Lintang Selatan dan 108°26' - 108°40' Bujur Timur. Berdasarkan undang-undang nomor 27 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kota Banjar di Provinsi Jawa Barat kurang lebih 113,49 Km2 atau 11.349 Ha. Secara administratif, kota ini terdiri atas 4 kecamatan yaitu Banjar, Purwaharja, Pataruman, dan Langensari, yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Banjar pernah menjadi kota kecamatan bagian dari Kabupaten Ciamis, kemudian ditingkatkan statusnya menjadi kota administratif. Sejak tanggal 1 Desember 2002, Banjar ditetapkan sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Ciamis.

Kota Banjar memiliki lansekap yang beragam. Bagian utara, selatan dan barat kota merupakan wilayah berbukit-bukit. Kota ini dibelah oleh Citanduy di bagian tengah. Terdapat pula sebagian kawasan pertanian, terutama di bagian pinggiran kota.

Zona pertanian di Kota Banjar terdiri dari persawahan, perkebunan jati yang dikelola oleh Perhutani dan hutan hujan tropis biasa.

Pada tahun 2006, pembangunan balai kota baru dan markas Kepolisian Resort baru di Kecamatan Purwaharja mengharuskan pemotongan sejumlah bukit dan penggundulan hutan jati.Citanduy yang membelah Kota Banjar telah dibelokkan alirannya di Purwaharja dalam proyek Citanduy - Ciwulan. Proyek ini bertujuan untuk mengaliri sawah di daerah Langensari. Deposit pasir ditemukan di beberapa bagian sungai. --Aurellia2707 (bicara) 18 Desember 2011 08.30 (UTC)

Salah satu indikator yang dapat dipakai untuk melihat pertumbuhan ekonomi suatu daerah adalah PDRB atau Produk Domestik Regional Bruto. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Banjar cukup signifikan yaitu 4,20 % pada tahun 2003 menjadi 4,40 % pada tahun 2004. Hal ini disebabkan oleh naiknya kembali perkembangan produksi yang menyumbang cukup besar bagi PDRB Kota Banjar. Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Banjar dapat dilihat melalui indikator pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan. PDRB Kota Banjar Atas Dasar Harga Konstan naik dari Rp. 538.477,50 juta pada tahun 2003 menjadi Rp.562.184,33 juta tahun 2004. PDRB perkapita Atas Dasar Harga Konstan naik Rp.3.343.293,27 pada tahun 2003 menjadi Rp. 3.454.897,19 pada tahun 2004.

Pariwisata Kota Banjar sekarang bertambah dengan dibangunnya Waterpark dan Bendung Situ Leutik. Keberadaan dua objek wisata tersebut semakin menambah objek andalan pariwisata Kota Banjar. Waterpark yang berada di Parunglesang dilalui oleh lalu lintas Jalur Selatan Jawa. Baik itu Roda empat maupun Kereta Api.

Potensi Pariwisata Kota Banjar

    Wisata Air

        1. Objek Wisata Situ Mustika (Danau)
        2. Objek Wisata Waterpark.
        3. Objek Wisata Situ Leutik.
        4. Objek Wisata Bataliyon 323 Raider.

    Wisata Situs/Sejarah

        1. Rawa Onom / Pulomajeti (Situs)
        2. Kokoplak (Situs)
        3. Terowongan Binangun

    Wisata Kuliner

        1. Jajanan Khas Sunda
        2. Jajanan Seafood
        3. Jajanan Oriental/Chinese food


Minggu, 22 Juli 2012

Merubah Pandangan Belanja Online lewat LAZADA

Beberapa minggu yang lalu, saya sering sekali melihat iklan di tv tentang toko jual beli online di TV. Yang tidak kalah terkejutnya adalah iklan tersebut ditayangkan di hampir semua tv nasional dalam jam tayang tertentu. Masing-masing toko jual beli online tersebut menawarkan berbagai kelebihan dan keuntugan yang ditawarkan dalam sistem mereka. Memang tidak bisa disangkal lagi kalo beberapa tahun terakhir ini penjualan produk melalui sitem jual beli online maupun toko online sudah sangat berkembang dengan cepat sekali seiring dengan maraknya teknologi yang memudahkan pelanggan untuk melakukan transaksi secara online di internet.




Sekitar 2 Hari yang lalu saya sempat sedikit mengadakan survey kecil mengenai keberadaan toko online. Jujur saja hal ini didasari atas penasaran besar saya mengenai makin banyaknya toko-toko yag menjual barang secara online.

Dari 5 Orang temen di facebook dan 5 temen di twitter  10 melalui Yahoo messager yang saya pilih secara acak, ada beberapa pertanyaan yang saya tanyakan.

1. Apakah tertarik untuk berbelanja secara online?
   hasilnya :
           --> ada 16 orang menjawab tertarik
           --> 4 orang menjawab tidak 

2. Apakah pernah berbelanja secara Online?
 hasilnya :
          --> ada 8 orang menjawab pernah
          --> 12 orang menjawab tidak pernah


    -- Jika pernah !
       a. Produk apa yang sering dibeli secara online ?   
       dari 8 orang yg pernah berbelanja online  hasilnya : .
          --> 3 orang membeli pakaian dan sepatu.
          --> 3 orang membeli produk komputer
          --> 2 orang membeli buku.

       b. Apakah memuaskan belanja secara online ?
      dari 8 orang yg pernah berbelanja online  hasilnya : .

          --> 3 orang menjawab memuaskan.
          --> 6 orang menjawab tidak memuaskan

   -- Jika Tidak !
       a. Mengapa tidak pernah?     
           dari 12 orang menjawab tidak pernah .
           --> 4 orang menjawab terlalu ribet. lebih enak langsung beli ditokonya.

           --> 5 orang menjawab takut tertipu.
           --> 2 orang menjawab harga yg dijual sama dengan harga asli di toko dan
           --> 1 orang menjawab tidak ada produk yang menarik.


Ini salah satu percakapan saya dengan orang yang saya survey lewat twitter :


Berbeda dengan jawaban yang diberikan oleh orang yg saya survey melalui yahoo messeger berikut percakapan saya dengan saudari deti_samsiah 

saya : deti pernah belanja online gak?
deti  : gak pernah edi,
saya :
deti  : kenapa: ak ada alasan khusus edi, soalnya aku takut hasilnya tdk sesuai dng di gambarnya
aku lebih suka beli langsung.


Tidak jauh berebeda dengan survey yangs ay alakukan di facebook :



Itulah hasil dari survey kecil2 kecilan yang saya lakukan . Memang ini tidak menjadi patokan umum dari semua masyarakat indonesia, namun hanya memberi sedikit gambaran saja tentang kondisi yang ada. Dari 20 orang temen saya yang saya survey, mereka semua melek atau pahama terhadap ilmu teknologi khususnya dunia internet sehingga sudah sangat familiar dengan keberadaan toko online di internet.

Memang tidak bisa dipungkiri, banyakanya masayarakat yang masih enggan berbelanja secara online itu didasari oleh berbagai faktor. masyarakat kita memang masih berbeda jauh dengan negara Amerika yang masyarakatnya sudah sangat faham mengenai belanja secara online. Menurut pandangan saya ada beberapa faktor yang menjadi alasan masyarakat mengapa mereka masih enggan berbelanja secara online . Mungkin sebagian alasan tersebut sudah dikemukankan oleh beberapa orang yang saya survey tadi.

1. Ketakutan masyarakat akan produk yang ditawarkan tidak sesuai keinginan atau mereka tertipu dengan produk yang dijual.
2. Harga yang ditawarkan memang tidak terlalu jauh berbeda dengan harga pada umumnya
3. Keuntungan atau kelebihan yang ditawarkan jika kita bertransaksi secara online tidak terlalu menarik perhatian masyarakat pada umumnya.
4. Keberadaan internet yang belum sepenuhnya meyentuh  masyarakat  secara umum.


Bebarapa faktor diatas memang masih menjadi dasar yang kuat bagi masyarakat untuk dijadikan sebagai alasan mengapa hingga kini meraka masih enggan berbelanja secara online. Proses transaksi secara online memang masih dilakukan oleh kalangan menengah keatas saja yang sudah memahami dan mengerti sistem yang sedang berkembang. Namun seyogyangnya kita sebagai masyarakat yang mengerti mengenai teknologi yang berkembang hendaknya saling meyakinkan demi tercapainya bangsa yang lebih faham dan siap menerima perubahan yang ada.


Toko Online LAZADA mungkin bisa menjadi salah satu solusinya. Kita bisa melihat sistem yang ditawarkan oleh toko online lazada sangatlah bisa merubah pandangan masyarakat mengenai transaksi secara online terutama berbelana secara online di internet. Toko online Lazada   bisa menjawab berbagai keraguan masyarakat untuk membeli produk secara online. Diantaranya adalah :

1. Harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan dengan produk aslinya.
2. Sistem yang ada tidak sult atau ribet, pembayaran bis adilakukan via transfer atau jasa lainya.
3. Banyaknya diskon yang ditawarkan pada produk tertentu terlebih saat ini bulan puasa Ramadhan.
    seperti misalnya produk Blackberry Orlando 9380


         yang harganya Rp 3.399.000 menjadi Rp    2.888.000 kita bisa hemat hingga 15 %.    

4. Keaslian dan jaminan produk yang dijual baik garansi maupun uang kembali.

5. Keamanan dalam proses tranksaksi dan kecepatan proses pengiriman barang.

Kelima alasan tersebut bisa menjadi jawaban dari berbagai pandangan negatif mengenai sistem belanja secara online. Memang kita tidak bisa mempercayainya begitu saja harus ada pembuktian. maka dari itu akan lebih meyakinkan jika kalian sendiri membeli salah satu produk di lazada.

Ingat !! Kita harus siap menerima perubahan yang ada, coba dan rasakan keuntunganya...
              

Kamis, 19 Juli 2012

Online Shopping Why not?


Perkembangan teknologi yang semakin lama semakin menggila, menuntut kita juga agar tetap harus melek terhadap perkembangan teknologi. Bukan hanya insfratrukturnya saja namun juga sistemnya yang juga kini mulai ikut mengalami perubahan yang sangat pesat.

Mungkin sekitar 10 tahun yang lalu .. hemm ( saya umur brapa ya..?) kita belum begitu mengenal yang namanya belanja online. ya mungkin sebagian masyarakat udah tau tapi tetep lebih banyak yg belum taunya. Masyarakat masih mengenal sistem belanja manual seperti pada umumnya. Datang ke pasar membawa uang untuk memebeli sesuatu yang dibutuhkan.

Sebagai contoh dikampung saya di desa Talang karet, Kabupaten mukomuko Bengkulu misalnya, Setiap hari minggu semua masyarakat dari begbagai desa datang berbondong2 ke pasar yang hanya buka seminggu sekali dan letaknya berada dipusat kecamatan. Mereka semua rela berangkat dari pagipagi buta agar cepat sampai dipasar dan tidak kehabisan barang yaang akan di beli.



Dari kasus diatas dapat diambil 2 sisi sudut pandang yang sangat berbeda. Jika kita melihatnya dari sudut pandang adat istiadat kampung, dalam proses transaksi jual beli dipasar itu kita dapat mengambil contoh nyata adanya sebuh hubungan dan komunikasi yang baik anatara pedagang dengan pembeli. selain sebagai ajang silaturahmi antar masyarakat juga sebagai tempat untuk penyebaran informasi mengenai produk produk baru secara gratis.

Dari sudut pandang para pengamat ekonomi, mungkin cara itu tidak efektif dalam hal efisiensi dan ke efektivitasan dalam bertransaksi. Selain membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama  juga besarnya biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk datang kepasar yang letaknya cukup jauh dinilai sangat merugikan masyarakat.  Setidaknya dua pandangan itu yang bisa saya ambil dari kejadian sesungguhnya dan juga pelajaran disekolah mengenai sistem jual beli di pasar.
  
Awalanya saat saya tinggal di Bengkulu, saya belum pernah mendengar mengenai sistem jual beli bisa dilakukan secara online. Hal ini dikarenakan keterbatasan informasi maupun sarana dalam mendukung akses informasi melalui internet. Saya mengenal internet jujur saja saat saya duduk dikelas 2 SMA itu sekitar 6 Tahun yang lalu 2006. Sungguh ironi bukan... mungkin bukan saya saja waktu itu yang belum mengenal internet tetapi juga sebagian teman2 saya dan juga teman2 lainya yang senasib hidup jauh dari akses informasi.

Saat saya hijrah ke kota Jakarta untuk Kuliah, disanalah say amulai mengenal apa yang namnya teknologi informasi baik fisiknya maupun sistemnya. Jujur saja saya mengambil jurusan teknik informatika di salah satu universitas swasta terkemuka dijakrta. Disanalah saya benar2 tercambuk akan pengetahuan saya yang sudah sangat jauh tertinggal di banding teman-teman yang lain. Namun karena tekad yang kuat saya lambat laun mulai sejajar dengan mereka terutama dari segi ilmu mengenai IT hexxx (Bukan Sombongloh alhmdulilah IPK saya 3.54 .. amiennn).
Sudah dulu akhh ceritanya... kok saya jadi curhat ya.. maaf ya temen-temen kebawa suasana....

oke kita lanjutkannnnn....

Sebenarnya masalh utama dalam sistem jual beli online itu adalah kepercayaan masyarakat terhadap si penyedia jasa dalam proses jual beli. Memmang susah sih mendapat kepercayaan apalagi bagi mereka yang belum pernah melakukan transaki jual beli secara online. Termasuk saya sendiri sih hexx.....
Jujur saja sampai saya lulus kuliah saya belum pernah sama sekali melakukan transaksi jual beli di internet.. WHY?????/

Ada5 alasan kelasik mengapa hingga kini saya masih takut melakukan transaksi jual beli online di internet mungkin ini juga yang teman-teman rasakan....

1. Takut tertipu seperti teman-temen saya yang pernah tertipu saat jual beli.
2. Barang atau bentuk fisik yang ditawarkan kita tidak bis amelihat sendiri konsisinya kit ahanya bis aberadai2 saja lewat gambar atau foto prodak itu.
3.Proses Pembayaran yang dinilai masih susah... ribet n gak gampang .. kan lebih gampang kalo tunai *pemikiran kuno kaya saya
4.Gak ada akses internet, hexxx kecuali dikantor.. jdi jarang buka2 situs jual beli online..
5. yang terakhir ya karna saya belum pernah mencobanya jadi.. dan pastinya lagi bokek hexxxxxxxxxxxxx andai kalo duitnya banyak juga bis abeli apa aja kan...

Dari kelima alasan klasik yang gak jelas itu saya mulai belajar mengenai penerimaan perubahan informasi beserta sistem yang ada agar kita tidak tertinggal dari orang2 yang jauh lebih mengerti dan memahami akan perkembangan teknologi.


Sebelumnya jujur saja.. nieh jujur lagi ya .. saya mulai sedikit merubah pandangan saya mengenai sistem jual beli online yang semula lebih susah buat menerima kini menjadi sangat terbuka terutama saat saya melihat sendiri proses transaksi jual beli online yang dilakukan oleh teman kantor saya biar bisa meyakinkan saya bahwa bertransaksi online baik jual beli ataupun yang lainya itu tidak sepeti pemikiran negatif yang selama ini saya bayangkan.








Ketakutan saya kini mulai ditepiskan, lambat laun mulai berubah dan benar2 berubah saat sekarang ini semakin banyak orang yang melakukan jual beli di internet. Selain itu juga kepercayaan yang ditujukan oleh penyedia penjual barang atau jasa di internet juga kini semakin meningkat. salah satunya seperti toko online  lazada   ini.. sudah banyak teman2 saya yang melakukan transaksi beli di toko yang sangat terpercaya ini. Kenapa saya menyarankan toko online ini menjadi salah satu pilihan dalam bertransaksi secara online ...?

nieh ada 5 Alasan juga .

1. Keamanan yang terjamin baik dari segi kualitas barang yg dijual dan keamanan barang sampai tujuan.
2. kemudahan dalam bertransaksi bisa dilakukan berbagi cara via transfer atau pengiriman barang dll sesuai seleralahh..
3. Barang yang dijual bena2 berkualitas sesuai dengan yang dijanjikan dalam deskripsi barang. sehingga mutu dan kualitas benear2 terjamin
4. Harga yang sangat murah banyak diskon dan potongan harga lainya.. ini nieh yang biasa di cari ibu2...
5. yang terakhir ya karena gampang.. kita tinggal duduk buka internet trus pilih barang yang mau dibeli jadi dehhh tinggal nugu kiriman datang.. enak kan simple lagi..

Kemaren adek saya minta dibeliin laptop asu*s .. Setelah saya mennayakan harga laptop merek tersebut di tempat saya tinggal, ternyata harganya sungguh mengetkan.. dan ketika saya cek di  Laptop Asus hemm beda sampai  25 persen jauh lebih murah di lazada.. makanya saya bilang sama adek saya, kalo mau beli apa2 biar saya yang beliin tar tinggal dianter kesana n harganya jauh lebih murah.. tapi karena duit saya gak cukup jadi nuguin dehhh gajian bulan depan.. hexxxxxxxxxx 

Senin, 11 Juni 2012

Kabupaten Pandeglang













Kabupaten Pandeglang, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Banten, Indonesia. Ibukotanya adalah Pandeglang. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Serang di utara, Kabupaten Lebak di Timur, serta Samudra Indonesia di barat dan selatan. Wilayahnya juga mencakup Pulau Panaitan (di sebelah barat, dipisahkan dengan Selat Panaitan), serta sejumlah pulau-pulau kecil di Samudra Hindia, termasuk Pulau Deli dan Pulau Tinjil. Semenanjung Ujung Kulon merupakan ujung paling barat Pulau Jawa, dimana terdapat suaka margasatwa tempat perlindungan hewan badak bercula satu yang kini hampir punah.

Pusat perekonomian Kabupaten Pandeglang terletak di dua kota yakni Kota Pandeglang dan Labuan. Sebagian besar wilayah Kabupaten Pandeglang merupakan dataran rendah dan dataran bergelombang. Kawasan selatan terdapat rangkaian pegunungan. Sungai yang mengalir diantaranya Sungai Ciliman yang mengalir ke arah barat, dan Sungai Cibaliung yang mengalir ke arah selatan.

Kaka dan Teteh Pandeglang adalah sebutan untuk Duta Wisata, Pemuda Dan Pembangunan Kabupaten Pandeglang. Dilaksanakan pertama kali pada tahun 2011 oleh DPD KNPI Pandeglang. Kaka dan Teteh Pandeglang ini, bernaung pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pandeglang.
Kaka dan Teteh Pandeglang bertugas sebagai Duta atau icon daerah (Kabupaten Pandeglang) dalam membantu pemerintah daerah membangun dan mempromosikan potensi-potensi daerah. Baik itu dalam bidang Kebudayaan, Pariwisata, dan lainnya.
Pemilihan Kaka dan Teteh Pandeglang kedepannya akan berlangsung rutin setiap satu tahun sekali, dimana pemenang Kaka Teteh Pandeglang akan diikutsertakan di Pemilihan serupa di tingkat Provinsi Banten, yakni Kang Nong Banten.
Dan tujuan dari Pemilihan Kaka Teteh Pandeglang yaitu mencetak Generasi Muda Kabupaten Pandeglang yang ideal, yakni Generasi Muda yang berlandaskan Iman dan Taqwa, menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), dan mempunyai daya saing, terampil, serta menguasai Kebudayaan dan Pariwisata baik Nasional, Provinsi Banten, maupun Kabupaten Pandeglang.

Kabupaten Lebak










Kabupaten Lebak, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Banten, Indonesia. Ibukotanya adalah Rangkasbitung. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang di utara, Provinsi Jawa Barat di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Pandeglang di barat.

Kabupaten Lebak terdiri atas 28 kecamatan, yang dibagi lagi atas 340 desa dan 5 kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Rangkasbitung, yang berada di bagian utara wilayah kabupaten. Kota ini dilintasi jalur kereta api Jakarta-Merak.

Secara geografis wilayah Kabupaten Lebak berada pada 105 25' - 106 30 BT dan 6 18' - 7 00' LS. Bagian utara kabupaten ini berupa dataran rendah, sedang di bagian selatan merupakan pegunungan, dengan puncaknya Gunung Halimun di ujung tenggara, yakni di perbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi. Sungai Ciujung mengalir ke arah utara, merupakan sungai terpanjang di Banten.

Baduy merupakan salah satu objek wisata yang dimiliki Kabupaten Lebak dan sering dikunjungi wisatawan mancanegara karena memiliki keunikan tersendiri.

Sejarah

Sebagai bagian dari wilayah Kesultanan Banten, Kabupaten Lebak dengan luas Wilayah 304.472 Ha, sejarahnya tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kesultanan Banten. Berkaitan dengan Hari Jadi Kabupaten Lebak yang jatuh pada tanggal 2 Desember 1828, terdapat beberapa catatan sejarah yang menjadi dasar pertimbangan, antara lain :
Pembagian Wilayah Kesultanan Banten

Pada tanggal 19 Maret 1813, Kesultanan Banten dibagi 4 wilayah yaitu :

    Wilayah Banten Lor
    Wilayah Banten Kulon
    Wilayah Banten Tengah
    Wilayah Banten Kidul

Ibukota Wilayah Banten Kidul terletak di Cilangkahan dan pemerintahannya dipimpin oleh Bupati yang diangkat oleh Letnan Gubernur Inggris Raffles yaitu Tumenggung Suradilaga.
Pembagian Wilayah Keresidenan Banten
Pemandangan pantai di Sawarna (tahun 1929)

Berdasarkan Surat Keputusan Komisaris Jenderal Nomor 1, Staatsblad Nomor 81 tahun 1828, Wilayah Keresidenan Banten dibagi menjadi 3 (tiga) Kabupaten yaitu :

    Kabupaten Serang
    Kabupaten Caringin
    Kabupaten Lebak

Wilayah Kabupaten Lebak, berdasarkan pembagian diatas memiliki batas-batas yang meliputi District dan Onderdistrict yaitu :

    District Sajira, yang terdiri dari Onderdistrict Ciangsa, Somang dan Onderdistrict Sajira,
    District Lebak Parahiang, yang terdiri dari Onderdistrict Koncang dan Lebak Parahiang.
    District Parungkujang, yang terdiri dari Onderdistrict Parungkujang dan Kosek,
    District Madhoor (Madur) yang terdiri dari Onderdisrict Binuangeun, Sawarna dan Onderdistrict Madhoor (Madur)